Tempat Wisata dengan Aktifitas Seru di Uluwatu Bali – Kalau membicarakan Bali, pasti tempat-tempat yang kerap spaceman slot Anda dengar hanyalah Seminyak, Kuta, Ubud, atau bahkan yang tak begitu popular seperti Candidasa. Rasa-rasanya jarang sekali orang membicarakan tempat wisata di kawasan selatan Bali yang selama ini identik dengan lokasi bulan madu dan liburan singkat saja. Kami pun tak mengerti mengapa demikian, padahal Uluwatu, Jimbaran dan Ungasan menyuguhkan panorama terbaik Samudera India yang jarang bisa ditemukan di bagian lain Pulau Bali. Tentu ada juga Pura Uluwatu yang terkenal dan wisata kuliner bahari di Teluk Jimbara, tapi tahukah And ajika masih banyak hal seru lain yang bisa dilakukan di kawasan Kuta Selatan? Kali ini kami akan membantu memandu Anda dalam mengunjungi berbagai tempat menarik di selatan Bali, serta melakukan berbagai aktivitas mengasikan.

Single Fin

Menyaksikan matahari terbenam dari tempat keren di ujung tebing biasanya selalu berkesan mewah dan elegan. Maka tempat yang harus Anda tuju adalah Single Fin di Blue Point, Uluwatu. Di siang hari, tempat ini lumayan sepi dan santai karena orang-orang akan lebih banyak berjalan-jalan menikmati Uluwatu dan menyaksikan aksi para peselancar handal di pantai yang terdapat di bawahnya. Barulah menjelang malam hari tempat ini akan lebih hidup karena para peselancar mulai dan pengunjung lain mulai berdatangan.

Pura Luhur Uluwatu

Pura Luhur Uluwatu, atau biasa disingkat dengan sebutan Pura Uluwatu merupakan salah satu pura pemujaan umat Hindu di Bali yang cukup popular baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Bertengger di ujung tebing yang menjulang tinggi di tepi samudera, pura ini menawarkan pemandangan cakrawala nan elok yang terlalu sayang untuk dilewatkan. Dan bukan itu saja, di pura ini juga dipertunjukkan salah satu atraksi paling popular di Bali, yaitu pertunjukan Tari Kecak yang mengangkat kisah cinta Rama dan Shinta dan dilangsungkan setiap menjelang matahari terbenam.

Pantai Melasti

Kalau boleh dibilang, mungkin inilah pantai paling menarik di bagian selatan Bali yang sangat jarang dikunjungi wisatawan. Pantai ini lebih populer di kalangan fotografer yang sengaja datang untuk mengabadikan keindahan formasi tebing batu yang menjulang tinggi.

Awas, jangan sampai tertukar dengan Pantai Melasti yang ada di dekat Tanah Lot. Selepas turun hujan, cucuran air akan mengalir di dinding tebing sehingga tampak seperti air terjun yang jatuh menuju pantai. So amazing!

Pantai Green Bowl

Nama Green Bowl diperoleh karena batu-batu karang di pantai ini banyak ditutupi oleh sejenis ganggang berwarna hijau yang akan tampak jelas saat air laut sedang surut. Tempat ini sebetulnya berpotensi untuk jadi destinasi wisata yang popular, namun karena hotel Bali Cliff Resort yang ada di dekatnya ditutup, otomatis pantai ini jadi terbengkalai dan hanya diketahui oleh sedikit orang saja. Meskipun untuk mencapainya agak sedikit sulit dikarenakan jalannya yang sempit menurun dan berkelok-kelok, namun keindahan pantai ini sungguh tak dapat dipungkiri. Untuk menuju ke pantai ini Anda harus menuruni ratusan anak tangga yang cukup curam sebelum akhirnya bisa menyentuh pasir putih nan lembut. Pantai Green Bowl juga terkenal akan penghuninya, yaitu sekelompok kelelawar yang mendiami gua-gua di pinggir pantai. Di siang hari, Anda dapat melihat ratusan (atau lebih!) kelelawar tidur bergelantungan. Kalau berani, Anda pun bisa mengambil foto Pantai Green Bowl dari dalam gua tersebut.

Pantai Nyang Nyang

Pantai dengan pasir lembut berwarna putih bersih ini lokasinya begitu terpencil karena dikelilingi oleh tebing menjulang tinggi yang tertutup tetumbuhan hijau. Jadi, kalau Anda hobi menjelajah dan ingin slot gacor mencari ketenangan, maka pantai terpencil di selatan Bali ini adalah tempatnya. Untuk menuju ke pantai ini Anda harus menyusuri jalan tanah di dekat Pura Uluwatu dan cari papan petunjuk bertuliskan “Nyang Nyang Surfing Beach”. Lalu Anda akan melintasi sebuah padang di mana terdapat warung penjual minuman ringan (satu-satunya di area tersebut) sebelum akhirnya menuruni sekitar 500 buah anak tangga yang menuju langsung kea rah pantai. Ya, memang diperlukan usaha ekstra untuk menuju ke sana, namun semuanya itu akan terbayar lunas begitu melihat keindahan pantai ini.

Kuta Selatan

Tampaknya banyak sekali pesawat bertebaran di Bali, bukan hanya di udara saja, namun juga di darat! Sebelumnya, kami menemukan sebuah bangkai pesawat di antara pemukiman warga di Kuta. Dan coba tebak? Ternyata itu bukanlah satu-satunya bangkai pesawat yang ada di Bali, satu lagi bisa Anda temukan di Kuta Selatan tepatnya di dekat Pantai Pandawa. Dua pesawat ini (yang di Kuta dan Kuta Selatan) memiliki rtp live beberapa kesamaan: Keduanya sama-sama ada yang mengklaim sebagai pemiliknya, dan awalnya sama-sama direncanakan untuk dijadikan restoran.

Meskipun belum benar-benar terwujud menjadi restoran, namun kedua bangkai pesawat ini telah keburu menjadi atraksi unik yang menarik para pengunjung, terutama mereka yang memiliki keberanian untuk mencoba berjalan meniti bagian sayapnya tanpa takut jatuh dan celaka.